Tata Cara Naik ke Bukit Shafa

Melaksanakan ibadah Sa’i adalah salah satu rukun penting dalam ibadah haji dan umrah. Prosedur awal Sa’i dimulai dengan naik ke Bukit Shafa, menghadap Ka’bah, dan memanjatkan doa khusus. Tata cara ini merupakan bagian tak terpisahkan dari ritual Sa’i yang merujuk pada praktik Rasulullah SAW, sebagaimana dijelaskan dalam Fathul Baari 09 Hal 127.

Pengertian & Hukum Dasar

Sa’i adalah berjalan kaki atau berlari kecil antara Bukit Shafa dan Bukit Marwah sebanyak tujuh kali putaran, dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah. Ritual ini merupakan simbolisasi perjalanan Siti Hajar mencari air untuk putranya, Ismail AS. Hukum Sa’i adalah rukun haji dan umrah, yang berarti jika ditinggalkan, ibadah haji atau umrah seseorang tidak sah dan wajib diulang.

Tata Cara & Dalil

Berikut adalah urutan pelaksanaan saat naik ke Bukit Shafa sebagai permulaan Sa’i:

  • Menuju Bukit Shafa: Setelah selesai Tawaf Ifadah atau Tawaf Umrah dan minum air Zamzam, jamaah berjalan menuju Bukit Shafa.
  • Membaca Ayat Al-Qur’an: Ketika mendekati Bukit Shafa, disunnahkan membaca firman Allah SWT:
    • "إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ"
    • Artinya: "Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi’ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-‘umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kebaikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 158).
    • Setelah membaca ayat ini, jamaah melanjutkan dengan mengucapkan: "أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ" (Aku memulai dengan apa yang Allah mulai dengannya).
  • Naik ke Bukit Shafa: Mendaki sedikit ke atas Bukit Shafa hingga dapat melihat Ka’bah (jika memungkinkan dan tidak terlalu padat).
  • Menghadap Ka’bah: Berdiri menghadap Ka’bah, mengangkat kedua tangan seperti saat berdoa.
  • Berdoa dan Berzikir: Mengucapkan takbir ("Allahu Akbar" 3x), tahlil ("Laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir"), dan doa-doa lainnya yang dianjurkan atau doa pribadi. Rasulullah SAW mengulang doa ini sebanyak tiga kali, diselingi dengan doa pribadi di antara setiap pengulangan.

Tabel Panduan Praktis di Bukit Shafa

Langkah / PerkaraKeterangan / HukumTips Praktis
Naik ke Bukit ShafaDisunnahkan naik sedikit hingga terlihat Ka’bah.Jangan memaksakan diri jika terlalu ramai; cukup naik sebisanya.
Posisi Menghadap KiblatWajib menghadap Ka’bah saat berdoa.Cari celah untuk berdiri menghadap Ka’bah; gunakan penanda arah.
Doa di Bukit ShafaMembaca takbir, tahlil, dan doa pribadi.Hafalkan doa-doa utama atau bawa buku saku doa; berdoa dengan khusyuk.
Mengangkat TanganDisunnahkan mengangkat tangan seperti berdoa.Angkat tangan setinggi bahu; perhatikan sekitar agar tidak mengganggu.

Tips Jamaah Indonesia

Bagi jamaah asal Indonesia, kondisi di Bukit Shafa seringkali padat, terutama pada musim puncak. Berikut beberapa tips praktis:

  1. Jangan Terburu-buru: Meskipun ingin segera memulai Sa’i, luangkan waktu sejenak untuk menenangkan diri dan fokus pada niat.
  2. Jaga Barang Bawaan: Pastikan tas kecil atau barang berharga aman karena kepadatan jamaah.
  3. Perhatikan Rombongan: Jika pergi dalam rombongan, pastikan tidak terpisah. Tetapkan titik kumpul jika terpisah.
  4. Kondisi Fisik: Bagi lansia atau jamaah dengan kondisi fisik kurang prima, jangan memaksakan diri untuk naik terlalu tinggi di Bukit Shafa jika sulit. Cukup berdiri di area yang nyaman dan menghadap Ka’bah.
  5. Minum Air: Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air Zamzam sebelum memulai Sa’i.

Kesimpulan & Doa Khusus

Memulai Sa’i dengan naik ke Bukit Shafa adalah langkah awal yang sarat makna. Dengan memahami tata cara dan dalilnya, ibadah kita akan lebih sempurna dan bermakna. Semoga setiap langkah di Shafa dan Marwah dicatat sebagai amal kebaikan.

Doa yang bisa dipanjatkan saat di Bukit Shafa:
"اللَّهُمَّ إِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ: إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ فَاغْفِرْ لِي مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِي وَمَا تَأَخَّرَ وَاجْعَلْ سَعْيِي مَشْكُورًا وَذَنْبِي مَغْفُورًا وَعَمَلِي مَقْبُولًا"
Artinya: "Ya Allah, Engkau berfirman dan firman-Mu adalah kebenaran: ‘Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah.’ Maka ampunilah bagiku dosa-dosaku yang telah lalu dan yang akan datang, jadikanlah sa’iku ini disyukuri, dosaku diampuni, dan amalku diterima."

Sudah Paham Ilmunya?

Sekarang Cari Travelnya yang Amanah

Cek Rekomendasi Perjalanan Umroh dengan 5 Pasti di Umroh5.com

✅ Pasti Travelnya   ✅ Pasti Jadwalnya   ✅ Pasti Terbangnya
✅ Pasti Hotelnya   ✅ Pasti Visanya

Leave a Comment