Pada Hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah), jamaah haji disunnahkan untuk melaksanakan shalat Zhuhur di Mina. Ini merupakan bagian dari manasik yang diriwayatkan dalam banyak hadits, sebagaimana dijelaskan dalam Fathul Baari 09 Hal 221, bahwa Nabi Muhammad SAW melaksanakan shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Shubuh di Mina sebelum bergerak ke Arafah.
Pengertian & Hukum Dasar
Hari Tarwiyah adalah tanggal 8 Dzulhijjah, sehari sebelum Wukuf di Arafah. Pada hari ini, jamaah haji mulai bergerak dari Makkah atau tempat penginapan menuju Mina. Melaksanakan shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Shubuh di Mina pada Hari Tarwiyah hingga pagi Arafah adalah sunnah muakkadah, mengikuti jejak Rasulullah SAW. Ini bukan rukun maupun wajib yang membatalkan haji jika ditinggalkan, namun sangat dianjurkan untuk mendapatkan kesempurnaan ibadah dan pahala yang besar.
Tata Cara & Dalil
Berikut adalah urutan pelaksanaan shalat Zhuhur di Mina pada Hari Tarwiyah beserta dalilnya:
Urutan Pelaksanaan:
- Pada pagi Hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah), jamaah mandi sunnah ihram dan mengenakan pakaian ihram (jika belum berihram haji).
- Berniat haji (jika belum) atau memperbarui niat haji tamattu’ jika sudah berihram umrah.
- Bertalbiyah: "Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaik Laa Syarika Laka Labbaik, Innal Hamda Wan Ni’mata Laka Wal Mulk, Laa Syarika Lak."
- Bergerak menuju Mina. Perjalanan bisa memakan waktu tergantung kondisi lalu lintas dan jarak.
- Sesampainya di Mina, jamaah menempati tenda yang telah disediakan.
- Melaksanakan shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Shubuh di Mina. Shalat Zhuhur, Ashar, dan Isya dilakukan secara qashar (dua rakaat), sedangkan Maghrib tiga rakaat dan Shubuh dua rakaat. Umumnya dilakukan pada waktunya masing-masing, tidak dijamak.
- Bermalam di Mina hingga matahari terbit pada tanggal 9 Dzulhijjah (Hari Arafah).
Dalil Naqli:
- Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah RA, "Kemudian Rasulullah SAW pergi menuju Mina. Beliau shalat di sana Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Shubuh. Kemudian beliau berdiam sejenak hingga matahari terbit, lalu beliau memerintahkan untuk memasang tenda di Namirah…" (HR. Muslim). Hadits ini menjadi landasan utama bagi pelaksanaan shalat dan bermalam di Mina pada Hari Tarwiyah.
Tabel Panduan Praktis Jadwal Pergerakan Jamaah ke Mina
| Langkah / Perkara | Keterangan / Hukum | Tips Praktis |
|---|---|---|
| Niat & Ihram Haji | Sunnah mandi, niat haji di pagi 8 Dzulhijjah | Pastikan niat tulus, periksa kembali pakaian ihram, niatkan haji ifrad/qiran/tamattu’ |
| Perjalanan ke Mina | Dimulai pagi hingga siang 8 Dzulhijjah | Siapkan fisik, bawa bekal secukupnya, sabar dalam perjalanan yang padat |
| Shalat Zhuhur di Mina | Sunnah, qashar 2 rakaat | Laksanakan di tenda atau masjid terdekat, jaga kekhusyu’an, jangan menunda |
| Shalat Ashar, Maghrib, Isya | Sunnah, qashar (untuk Ashar & Isya) | Laksanakan tepat waktu, berjamaah lebih utama, manfaatkan waktu luang untuk ibadah |
| Bermalam di Mina | Sunnah hingga Shubuh 9 Dzulhijjah | Manfaatkan waktu untuk dzikir, tilawah Al-Qur’an, berdoa, dan istirahat yang cukup |
| Shalat Shubuh di Mina | Sunnah, 2 rakaat | Laksanakan berjamaah, bersiap-siap untuk pergerakan ke Arafah setelahnya |
Tips Jamaah Indonesia
- Persiapan Fisik & Mental: Hari Tarwiyah adalah awal dari rangkaian ibadah haji yang padat. Pastikan kondisi fisik prima dengan istirahat yang cukup sebelum berangkat ke Mina. Mental yang kuat dan sabar sangat diperlukan menghadapi keramaian.
- Manajemen Barang Bawaan: Bawa hanya barang yang sangat penting dan ringkas ke Mina (pakaian ihram cadangan, obat-obatan pribadi, alat mandi kecil, sajadah lipat, charger ponsel). Koper besar biasanya akan ditinggal di Makkah atau dikirim langsung ke hotel setelah Arafah.
- Kondisi Tenda Mina: Tenda di Mina seringkali sangat padat. Bersiaplah untuk berbagi ruang yang terbatas dengan jamaah lain. Jaga kebersihan pribadi dan lingkungan tenda, serta tunjukkan toleransi antar jamaah.
- Transportasi: Perjalanan ke Mina bisa memakan waktu lama karena kemacetan lalu lintas. Tetap tenang, banyak berdzikir, dan ikuti instruksi Muthawif atau pembimbing kelompok Anda. Jangan panik jika terjadi keterlambatan.
- Identitas & Komunikasi: Selalu bawa kartu identitas haji, gelang identitas, dan nomor kontak penting (Muthawif, ketua rombongan, keluarga). Pastikan ponsel terisi daya penuh dan bawa power bank.
- Jaga Kesehatan: Minum air yang cukup secara teratur untuk menghindari dehidrasi, terutama di cuaca panas. Gunakan masker untuk mengurangi risiko penularan penyakit di tengah keramaian. Hindari berdesakan yang tidak perlu.
Kesimpulan & Doa Khusus
Melaksanakan shalat Zhuhur dan bermalam di Mina pada Hari Tarwiyah adalah sunnah yang sangat dianjurkan, sebagai bentuk ittiba’ (mengikuti jejak) Rasulullah SAW. Ini adalah permulaan dari puncak ibadah haji yang penuh berkah, mempersiapkan diri secara spiritual dan fisik untuk Wukuf di Arafah. Semoga Allah SWT menerima setiap langkah kita dalam menunaikan ibadah ini.
Doa: "Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami menuju Mina, berikanlah kami kekuatan untuk melaksanakan setiap rangkaian ibadah-Mu dengan sempurna, dan terimalah haji kami sebagai haji yang mabrur. Aamiin."
