Shalat sunnah dua rakaat setelah thawaf adalah bagian penting dari rangkaian ibadah umrah atau haji, yang berfungsi menyempurnakan thawaf itu sendiri. Prosedur utamanya adalah melaksanakan dua rakaat shalat sunnah setelah menyelesaikan tujuh putaran thawaf, dengan diutamakan di belakang Maqam Ibrahim, sebagaimana dijelaskan dalam Fathul Baari 09 Hal 127.
Pengertian & Hukum Dasar
Shalat sunnah dua rakaat setelah thawaf adalah shalat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh setiap jamaah yang telah menyelesaikan ibadah thawaf, baik thawaf qudum, thawaf ifadah, maupun thawaf wada’. Hukumnya adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat ditekankan pelaksanaannya, berdasarkan praktik dan perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Shalat ini merupakan wujud ketaatan dan penghormatan kepada Maqam Ibrahim yang memiliki kedudukan mulia.
Tata Cara & Dalil
Pelaksanaan shalat sunnah dua rakaat setelah thawaf dilakukan dengan urutan sebagai berikut:
- Selesai Thawaf: Setelah menyelesaikan tujuh putaran thawaf di Ka’bah, jamaah bergerak menuju tempat shalat.
- Menuju Maqam Ibrahim: Dianjurkan untuk shalat di belakang Maqam Ibrahim, dengan menjadikan Maqam Ibrahim berada di antara jamaah dan Ka’bah. Jika area tersebut terlalu ramai, boleh shalat di mana saja di Masjidil Haram.
- Niat: Niatkan dalam hati untuk melaksanakan shalat sunnah thawaf dua rakaat karena Allah Ta’ala.
- Rakaat Pertama: Setelah takbiratul ihram dan membaca Al-Fatihah, dianjurkan membaca Surah Al-Kafirun.
- Rakaat Kedua: Setelah bangkit dari rukuk dan sujud rakaat pertama, membaca Al-Fatihah, kemudian dianjurkan membaca Surah Al-Ikhlas.
- Salam: Mengakhiri shalat dengan salam ke kanan dan ke kiri.
- Minum Air Zamzam: Setelah shalat, disunnahkan untuk minum air zamzam sambil menghadap Ka’bah.
Dalil mengenai anjuran shalat di belakang Maqam Ibrahim ini terdapat dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 125:
"Dan jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat." (QS. Al-Baqarah: 125)
Tabel Panduan Praktis
| Langkah / Perkara | Keterangan / Hukum | Tips Praktis |
|---|---|---|
| Lokasi Utama Shalat | Di belakang Maqam Ibrahim, menghadap Ka’bah. | Prioritaskan lokasi ini jika kondisi tidak terlalu padat. |
| Lokasi Alternatif | Di mana saja di dalam Masjidil Haram. | Jika area Maqam Ibrahim sangat ramai, carilah tempat yang nyaman dan tidak menghalangi jalan jamaah lain. |
| Waktu Pelaksanaan | Segera setelah menyelesaikan thawaf. | Jangan menunda terlalu lama agar rangkaian ibadah tidak terputus. |
| Bacaan Shalat | Rakaat 1: Al-Fatihah + Al-Kafirun. Rakaat 2: Al-Fatihah + Al-Ikhlas. | Hafalkan surah-surah pendek ini agar shalat lebih khusyuk. |
Tips Jamaah Indonesia
Bagi jamaah asal Indonesia, ada beberapa tips praktis yang perlu diperhatikan saat melaksanakan shalat sunnah setelah thawaf:
- Keramaian di Belakang Maqam Ibrahim: Area di belakang Maqam Ibrahim seringkali sangat padat. Jangan memaksakan diri hingga berdesakan atau mengganggu jamaah lain. Carilah celah atau lokasi lain di pelataran Masjidil Haram yang lebih lengang untuk shalat.
- Kesabaran dan Ketertiban: Jika memang ingin shalat persis di belakang Maqam Ibrahim, bersabarlah dan antre dengan tertib. Hindari sikap terburu-buru yang bisa menyebabkan dorongan.
- Kondisi Fisik: Setelah thawaf, mungkin ada jamaah yang merasa lelah. Jika tidak kuat berdiri lama, boleh shalat sambil duduk di kursi yang tersedia atau di lantai, namun tetap utamakan shalat berdiri jika mampu.
- Perhatikan Pakaian Ihram: Pastikan pakaian ihram (terutama bagi laki-laki) tidak tersingkap saat rukuk dan sujud, agar aurat tetap tertutup sempurna. Bagi wanita, pastikan seluruh tubuh tertutup rapat kecuali wajah dan telapak tangan.
- Jangan Menunda: Usahakan segera shalat setelah thawaf untuk menjaga kesinambungan ibadah dan menghindari lupa atau tertunda karena aktivitas lain.
Kesimpulan & Doa Khusus
Shalat sunnah dua rakaat setelah thawaf adalah penutup yang indah dan penyempurna ibadah thawaf kita. Melaksanakannya dengan khusyuk dan sesuai tuntunan akan menambah pahala dan keberkahan. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita.
Doa yang bisa dipanjatkan setelah shalat ini:
"Rabbana taqabbal minna innaka antas sami’ul alim."
(Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amal kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.)
