Tata Cara Sa’i antara Shafa dan Marwah

Sa’i adalah salah satu rukun penting dalam ibadah haji dan umrah, yakni berjalan kaki atau berlari kecil sebanyak tujuh kali putaran antara Bukit Shafa dan Marwah. Prosedur ini dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah, dengan setiap perjalanan dihitung satu putaran. Pelaksanaan Sa’i yang benar sangat krusial agar ibadah Anda sah dan sempurna, sebagaimana dijelaskan dalam Fathul Baari jilid 09 halaman 203.

Pengertian dan Hukum Dasar Sa’i

Secara bahasa, Sa’i berarti berjalan atau berusaha. Dalam konteks syariat, Sa’i adalah ritual berjalan kaki atau berlari kecil antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali putaran, dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah, sebagai bentuk penghormatan dan mengenang perjuangan Siti Hajar mencari air untuk putranya, Nabi Ismail AS. Hukum Sa’i adalah rukun haji dan umrah. Artinya, jika Sa’i tidak dilaksanakan, maka haji atau umrah seseorang tidak sah dan wajib diulang atau diganti dengan dam (denda) jika tidak memungkinkan untuk mengulang.

Tata Cara Sa’i dan Dalilnya

Pelaksanaan Sa’i memiliki urutan yang telah ditetapkan sesuai sunnah Rasulullah SAW:

  • Niat: Sebelum memulai Sa’i, niatkan dalam hati bahwa Anda akan melaksanakan Sa’i karena Allah SWT.
  • Mendekati Bukit Shafa: Mulailah dari Bukit Shafa. Saat mendekati Shafa, disunnahkan membaca firman Allah SWT:
    • "Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebahagian dari syi’ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 158)
  • Naik ke Bukit Shafa: Naiklah ke Bukit Shafa hingga terlihat Ka’bah (jika memungkinkan). Menghadap Ka’bah, angkat tangan seperti berdoa, lalu membaca takbir (Allahu Akbar 3x), tahlil (Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumiitu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadiir), dan doa. Ulangi doa ini tiga kali.
  • Berjalan Menuju Marwah (Putaran 1): Turun dari Shafa dan berjalan menuju Marwah. Ketika sampai di area lampu hijau (biasanya ditandai dengan lampu neon hijau di pilar atau lantai), disunnahkan untuk berlari-lari kecil (bagi laki-laki yang mampu) hingga batas lampu hijau berikutnya. Setelah itu, berjalan biasa menuju Marwah.
  • Naik ke Bukit Marwah: Naiklah ke Bukit Marwah. Menghadap Ka’bah (arah yang sama dengan Shafa), angkat tangan seperti berdoa, membaca takbir, tahlil, dan doa seperti di Shafa. Ini adalah akhir dari putaran pertama.
  • Kembali Menuju Shafa (Putaran 2): Turun dari Marwah dan berjalan menuju Shafa. Saat melewati area lampu hijau, berlari-lari kecil kembali (bagi laki-laki). Ini adalah putaran kedua.
  • Melanjutkan Hingga Tujuh Putaran: Lanjutkan proses ini hingga tujuh putaran. Setiap perjalanan dari Shafa ke Marwah dihitung satu putaran, dan dari Marwah ke Shafa dihitung satu putaran berikutnya.
  • Berakhir di Marwah: Sa’i berakhir di Bukit Marwah pada putaran ketujuh.
  • Tahallul: Setelah Sa’i selesai, lakukan tahallul (memotong rambut) sebagai penutup ibadah umrah.

Dalil Pelaksanaan Sa’i:
Rasulullah SAW bersabda: "Mulailah dengan apa yang Allah mulai dengannya (yaitu Shafa)." (HR. Muslim). Hadits ini menjadi dasar memulai Sa’i dari Bukit Shafa.

Tabel Panduan Praktis Sa’i (Rute dan Doa)

Langkah / PerkaraKeterangan / HukumTips Praktis
Persiapan AwalNiat Sa’i, membaca QS. Al-Baqarah: 158Pastikan sudah berwudhu dan memakai pakaian ihram yang nyaman.
Mulai dari ShafaWajib. Naik ke Shafa, menghadap Ka’bah.Cari posisi yang tidak terlalu ramai.
Doa di ShafaSunnah. Takbir 3x, tahlil, doa.Lafalkan doa dengan khusyuk, bisa menggunakan doa pribadi.
Jalan ke Marwah (Putaran 1)Wajib. Berjalan biasa, lari kecil di area hijau.Perhatikan batas lampu hijau, jangan terburu-buru.
Doa di MarwahSunnah. Naik ke Marwah, menghadap Ka’bah, takbir, tahlil, doa.Istirahat sejenak sambil berdoa sebelum kembali.
Kembali ke Shafa (Putaran 2)Wajib. Berjalan biasa, lari kecil di area hijau.Jaga stamina, minum air secukupnya.
Lanjutkan hingga 7 PutaranWajib. Berakhir di Marwah pada putaran ke-7.Hitung putaran dengan cermat, bisa pakai tasbih digital.
Doa Sepanjang Sa’iSunnah. Memperbanyak zikir, istighfar, dan doa.Manfaatkan waktu perjalanan untuk bermunajat.
Setelah Sa’i SelesaiTahallul (potong rambut).Segera lakukan tahallul untuk menyempurnakan ibadah.

Tips Jamaah Indonesia Saat Sa’i

  1. Jaga Stamina: Sa’i membutuhkan fisik yang prima. Pastikan cukup istirahat sebelum dan selama umrah. Bawa air minum secukupnya untuk menghindari dehidrasi, terutama di musim panas.
  2. Perhatikan Langkah: Lantai tempat Sa’i terbuat dari marmer yang licin, apalagi jika basah. Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin.
  3. Area Lari Kecil (Lampu Hijau): Bagi jamaah pria, disunnahkan berlari kecil di area lampu hijau. Namun, jika kondisi ramai atau fisik tidak memungkinkan, cukup berjalan cepat. Prioritaskan keselamatan dan jangan memaksakan diri.
  4. Menghitung Putaran: Banyak jamaah yang lupa hitungan. Gunakan alat bantu seperti tasbih digital atau minta teman/pasangan untuk membantu menghitung. Ingat, Shafa ke Marwah dihitung 1, Marwah ke Shafa dihitung 2, dst. Berakhir di Marwah pada hitungan ke-7.
  5. Doa dan Zikir: Manfaatkan setiap langkah Sa’i untuk memperbanyak doa, zikir, istighfar, dan sholawat. Ini adalah momen mustajab untuk memohon ampunan dan hajat kepada Allah SWT.
  6. Hindari Keramaian Berlebihan: Jika memungkinkan, pilih waktu Sa’i di luar jam-jam puncak (setelah shalat fardhu) untuk menghindari kepadatan yang ekstrem.

Kesimpulan dan Doa Khusus

Sa’i adalah rukun yang penuh makna, mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan tawakal kepada Allah SWT, meneladani perjuangan Siti Hajar. Dengan memahami tata cara dan melaksanakannya sesuai sunnah, semoga Sa’i Anda menjadi ibadah yang mabrur.

Doa setelah Sa’i: "Rabbana taqabbal minna innaka antas sami’ul ‘alim, wa tub ‘alaina innaka antat tawwabur rahim." (Ya Tuhan kami, terimalah dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.)

Sudah Paham Ilmunya?

Sekarang Cari Travelnya yang Amanah

Cek Rekomendasi Perjalanan Umroh dengan 5 Pasti di Umroh5.com

✅ Pasti Travelnya   ✅ Pasti Jadwalnya   ✅ Pasti Terbangnya
✅ Pasti Hotelnya   ✅ Pasti Visanya

Leave a Comment