Hukum Berjalan Tenang (Sakinah) saat Ifadhah

Berjalan dengan tenang (sakinah) saat melaksanakan Tawaf Ifadhah adalah sebuah anjuran penting dalam manasik haji dan umrah. Hal ini bukan sekadar etika, melainkan sebuah prinsip yang menjaga keselamatan dan kekhusyukan ibadah. Sumber rujukan utama untuk pemahaman ini dapat ditemukan dalam kitab Fathul Baari Jilid 09 Halaman 258, yang menekankan pentingnya menghindari terburu-buru yang dapat membahayakan … Read more

Larangan Thawaf Telanjang

Thawaf, sebagai salah satu rukun penting dalam ibadah haji dan umrah, wajib dilaksanakan dengan memenuhi syarat-syarat tertentu, salah satunya adalah menutup aurat. Larangan melakukan thawaf dalam keadaan telanjang adalah ketetapan syariat yang tegas, menghapus tradisi jahiliyah yang keliru. Kewajiban ini merupakan bagian integral dari kesucian ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, sebagaimana dijelaskan dalam Fathul … Read more

Teknik Mencium Hajar Aswad

Mencium Hajar Aswad merupakan salah satu sunnah mulia dalam ibadah Tawaf yang sangat didambakan setiap jamaah. Tata cara pelaksanaannya harus dilandasi adab dan prioritas keselamatan, baik diri sendiri maupun orang lain, sebagaimana dijelaskan dalam kitab Fathul Baari 09 Hal 122. Ini adalah panduan ringkas untuk melaksanakannya dengan benar. Hajar Aswad adalah batu mulia yang diyakini … Read more

Menyentuh Ka’bah yang Wangi Saat Ihram

Saat menjalankan ibadah umrah, banyak jamaah berkeinginan kuat untuk menyentuh Ka’bah, Baitullah yang suci. Namun, bagi jamaah yang sedang dalam keadaan ihram, terdapat sebuah perhatian khusus terkait larangan penggunaan wewangian. Menyentuh Kiswah (kain penutup Ka’bah) yang seringkali diberi parfum memerlukan kehati-hatian ekstra agar tidak melanggar larangan ihram. Para ulama telah membahas hal ini, sebagaimana disebutkan … Read more

Larangan Menutup Wajah bagi Wanita

Dalam ibadah umrah, wanita memiliki ketentuan khusus terkait penutupan wajah. Saat berihram, wanita dilarang keras menutup wajahnya dengan niqab (cadar) atau sarung tangan. Namun, jika seorang wanita berhadapan dengan laki-laki non-mahram, diperbolehkan untuk menutupi wajahnya dengan menjulurkan kain dari atas kepala tanpa menempelkannya langsung ke wajah, sebagaimana dijelaskan dalam kitab Bidayatul Mujtahid Jilid 1 Halaman … Read more

Hukum Menjual Kulit Hewan Kurban

Dalam syariat Islam, hukum menjual kulit hewan kurban adalah haram atau tidak diperbolehkan. Ketentuan ini ditegaskan dalam berbagai literatur fiqih, salah satunya seperti yang disebutkan dalam kitab Ibanatul Ahkam Jilid 4 Hal 284, bahwa bagian dari hewan kurban tidak boleh diperjualbelikan karena kurban adalah ibadah murni yang bertujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan untuk … Read more

Mencabut Uban Saat Ihram

Sebagai seorang muthawif senior, saya ingin menegaskan bahwa mencabut uban atau rambut lainnya saat berada dalam keadaan ihram adalah termasuk salah satu larangan ihram (mahzhurat al-ihram). Perbuatan ini memiliki konsekuensi denda (fidyah) jika dilakukan secara sengaja. Hukum ini berlandaskan pada penjelasan dalam kitab Fikih Empat Madzhab Jilid 3 Hal 791, yang secara eksplisit membahas larangan … Read more

Mengambil Foto di Masjidil Haram

Mengambil foto di Masjidil Haram, termasuk area Ka’bah, pada dasarnya adalah perkara mubah (diperbolehkan) selama tidak mengganggu kekhusyukan ibadah, melanggar privasi jamaah lain, atau dilakukan dengan niat riya’ (pamer). Penting bagi setiap jamaah untuk senantiasa menjaga adab dan kesucian tempat, sebagaimana disinggung dalam pembahasan terkait adab di tempat suci dalam kitab Fathul Baari 28 Hal … Read more

Wanita Haid Membaca Al-Quran

Hukum wanita haid membaca Al-Quran merupakan salah satu isu fiqih yang masih menjadi perdebatan di kalangan ulama, dengan berbagai pandangan yang didasari oleh penafsiran dalil dan ijtihad yang berbeda. Menurut Imam Ibnu Rusyd dalam kitabnya Bidayatul Mujtahid Jilid 1 Hal 103, terdapat perbedaan pendapat yang signifikan di antara para fuqaha mengenai kebolehan wanita haid membaca … Read more

Larangan Berputus Asa

RINGKASAN INTI: Ceramah ini membahas pentingnya menjauhi sifat berputus asa dan senantiasa menumbuhkan optimisme dalam diri seorang mukmin. Optimisme adalah pilar kekuatan spiritual yang membimbing kita menghadapi setiap ujian hidup dengan keyakinan penuh kepada pertolongan Allah SWT. Pesan inti ini selaras dengan penafsiran yang mendalam mengenai larangan berputus asa, sebagaimana diulas dalam Tafsir Al-Azhar 05 … Read more